Kunci Sukses Ronald Koeman di Barcelona

Kunci Sukses Ronald Koeman di Barcelona

Kunci Sukses Ronald Koeman di Barcelona – Ronald Koeman dipandang sukses tingkatkan kekuatan fisik beberapa pemain Barcelona musim ini. Tidak seperti musim awalnya di mana Lionel Messi cs sering dipandang kekurangan tenaga di pengujung musim, sekarang ini beberapa punggawa Barca dipandang pada keadaan terbaik. Barcelona memang tampil cukup mengagumkan di penghujung musim ini. Selain beberapa pemain mulai klop dengan strategi yang diaplikasikan Koeman, factor fisik dipandang berperanan penting.

Berdasarkan catatan media Spanyol Sport, hal tersebut tidak terlepas dari pengubahan skema latihan yang diaplikasikan Koeman. Pelatih dari Belanda itu disebutkan selalu memacu fisik teamnya pada sesion awalnya tiap latihan. Melonjak dengan 1 kaki, mengambil langkah cepat sampai halangan tangga horizontal jadi menu pembuka latihan tim Barca. Hal tersebut menolong beberapa pemain supaya lebih siap hadapi beban latihan yang lebih berat. Disamping itu, latihan itu dipercayai dapat kurangi risiko cidera pemain dan tingkatkan fokus pemain,” catat Sport.

Tiap pemain memperoleh skema latihan fisik yang lain. Tiap sore, beberapa pemain Barcelona memperoleh latihan tambahan bergantung keadaan fisik semasing. Pemain muda memperoleh jatah latihan fisik yang semakin besar. Tidaklah aneh bila mereka selanjutnya kelihatan sering ada di atas lapangan latihan di luar waktu latihan normal.

Kunci Sukses Ronald Koeman di Barcelona, Ubah Pola Latihan dan Teknologi

Kunci Sukses Ronald Koeman di Barcelona

Luar biasanya, masih berdasar laporan yang serupa, tidak ada pemain Barcelona yang menyambat dengan skema latihan yang lebih berat dari umumnya itu. Mereka disebutkan jalani jatah latihan yang diberi Koeman dengan loyalitas tinggi. Di dalam rumah, mereka mengikut cara pemulihan diet ketat yang sudah dipersiapkan. Ini ialah ‘latihan secara diam’, rutinitas yang mereka lalui dalam kehidupan mereka dan itu bekerja dengan baik sekali,” kata Sport.

Artikel Terkait:  Final Copa del Rey 2020-2021: Barcelona vs Athletic Bilbao

Satu perihal paling akhir sebagai kunci keberhasilan Ronald Koeman ialah tehnologi. Ia disebutkan memakai perangkat tehnologi berbasiskan GPS untuk menyaksikan kemampuan dan kecepatan beberapa pemainnya. Tehnologi itu sesungguhnya bukanlah hal baru dalam sepak bola. Team-team besar asal Jerman misalnya: Bayern Munchen, Borussia Dortmund, dan RB Leipzig sudah sekian tahun lalu memakai tehnologi yang serupa untuk menghitung hasil latihan beberapa pemainnya.

Namun untuk Barcelona hal itu dapat dipandang baru. Mahfum, sejauh ini beberapa pelatih terlihat kurang perduli pada kekuatan fisik pemainnya. Beberapa perintis Koeman terlihat semakin banyak fokus ke kekuatan tehnik pemainnya. Ousmane Dembele dapat dipandang seperti salah satunya bukti riil bertambahnya kekuatan fisik beberapa pemain Barcelona. Pemain dari Prancis itu musim ini sanggup tampil dalam semakin banyak laga.

Musim ini, Dembele cuman 4x mangkir karena cidera hamstring. Walau sebenarnya pada dua musim awalnya semenjak dibeli dari Borussia Dortmund, Dembele semakin banyak habiskan waktu di ruangan perawatan daripada di atas lapangan. Catatan 16 pertandingan tidak pernah kalah di Liga Spanyol jadi bukti nyata dari pengubahan yang dilaksanakan Koeman. Dengan keadaan fisik yang oke, Barcelona juga dapat mengharap merampas kembali titel juara Liga Spanyol musim ini. Perjalanan Ronald Koeman sebagai Pelatih Barcelona dipandang tidak begitu mulus. Meski begitu, rapor Koeman mendekati usainya musim ini dipandang tidak begitu jelek.

Koeman dipilih jadi pelatih Barcelona untuk gantikan Quique Setien pada Agustus 2020. Setien dikeluarkan sesudah Barcelona dibuat malu Bayern Munchen 2-8 pada pertandingan perempat final Liga Champions. Di awal musim, Koeman sempat pernah memperoleh hasil jelek dengan menelan empat kekalahan dan 2x seimbang dari 10 pertandingan pertama kalinya. Barcelona juga sempat pernah tertinggal di urutan ke-6 klassemen Liga Spanyol.

Artikel Terkait:  Cara Menang Judi Bola Handicap di Sbobet Indonesia

Rapor Ronald Koeman di Barcelona Rupanya Tidak Begitu Jelek

Koeman sempat pernah terganggu permasalahan cidera pemain dan belum ada racikan yang betul-betul klop untuk Lionel Messi cs. Keperginya beberapa pemain utama seperti Ivan Rakitic dan Luis Suarez memang membuat permainan Barcelona sedikit berbeda.Apa lagi Lionel Messi sempat pernah pijakl di baris depan. Mujur untuk Koeman, striker muda Ansu Fati sempat pernah memperlihatkan ketajamannya sebelumnya terakhir alami cidera dan mangkir sampai sekarang ini.

Masuk bulan Desember, keadaan Barcelona mulai lebih baik. Mereka sekarang ini kantongi rekor 16 pertandingan tidak pernah kalah di Liga Spanyol dengan hasil 13 kali menang dan 3x seimbang. Status Barcelona mulai terangkat sampai sekarang ini tempati urutan ke-3 klassemen dan buka kesempatan mereka raih piala La Liga.

Berdasarkan catatan media Spanyol Sport, Koeman bahkan juga mulai dekati rekor salah satunya pelatih terbaik Barcelona, Luis Enrique. Di awal 2016, Enrique mencatat rekor start pada awal tahun dalam riwayat Barcelona. Waktu itu, ia bawa Barcelona 14 pertandingan tidak pernah kalah dengan hasil 12 kemenangan dan 2x seimbang.

Di bawah Koeman, Barcelona sekarang ini mencatat 12 kemenangan dan 1x seimbang semenjak Januari kemarin. Koeman dapat menyamakan atau bahkan juga melebihi rekor Enrique itu pada Selasa dini hari kelak. Barcelona akan hadapi Elche. Kemenangan sudah pasti jadi sasaran Lionel Messi cs. Kecuali untuk bikin Koeman mencatat namanya dalam buku riwayat Barcelona, mereka memerlukan tiga angka untuk mempersingkat jarak dari Atletico Madrid.

Satu perihal yang membuat rapor Koeman sedikit jelek ialah karena Barcelona tersisih pada set 16 besar Liga Champions. Hal tersebut sebagai pertamanya kali Barcelona tidak berhasil meluncur ke set perempat final dalam lima tahun akhir. Karenanya, Koeman harus habis-habisan raih kemenangannya pada tersisa pertandingan Liga Spanyol musim ini untuk selamatkan nasibnya. Ronald Koeman bisa juga saja mengikut tapak jejak Luis Enrique dan Pep Guardiola langsung menyembahkan titel juara Liga Spanyol pada musim pertamanya.

Artikel Terkait:  Angel Di Maria Tinggalkan Laga PSG Vs Nantes Usai Keluarganya Disandera Perampok

Baca Juga:

Cara Bermain Double Chance Judi Bola Online Terpercaya

Cara Mudah Bermain Judi Bola di Agen SBOBET

Tips Menang Dalam Bermain Taruhan Bola Tebak Skor