5 Kesalahan Transfer Pemain Manchester United

5 Kesalahan Transfer Pemain Manchester United

5 Kesalahan Transfer Pemain Manchester United – MANCHESTER United sebagai salah satunya club paling besar di Inggris bahkan juga dunia, selalu datangkan beberapa beberapa pemain yang menolong mereka raih bermacam piala berprestise.Beberapa nama seperti Nemanja Vidic, Wayne Roonye sampai Cristiano Ronaldo, ialah beberapa pemain yang sukses sesudah dihadirkan ke Old Trafford.Tetapi, tidak seluruh pemain yang berpindah ke Man Uniter usai sukses. Ada beberapa transfer Man United yang disebut kekeliruan. Berikut sejumlah salah satunya.

5 Kesalahan Transfer Pemain Manchester United, Nomor 3 Menyesal

5 Kesalahan Transfer Pemain Manchester United

5. Zaman Louis van Gaal

Louis van Gaal mengasuh Man United inginkan permainan yang dikatakannya Keseluruhan Football. Untuk menjaringkan filosofinya, menir Van Gaal datangkan Bastian Schweinsteiger, Morgan Schneiderlin dan Radamel Falcao. Tetapi, ke-3 pemain itu tidak sesuai dengan keinginan. Schweinsteiger telah melalui periode jayanya dan Schneiderlin tidak dapat bermain cemerlang untuk khalayak Old Trafford. Sementara Radamel Falcao cuman dapat cetak 4 gol sepanjang bekerja di Manchester.

4. Jual Wilfried Zaha dan Memphis Depay

Zaha saat ada di sekolah tinggi Man United terus berusaha untuk dapat masuk di team senior. Sementara Memphis Depay tidak berhasil tampilkan perform apiknya seperti pada club ia awalnya, PSV Eindhoven.
Zaha pada akhirnya dipasarkan ke Crystal Palace dan ia menjelma jadi pemain terbaik Palace. Sedang Memphis Depay yang berpindah ke Olympique Lyon, jadi salah satunya striker terbaik di Liga Prancis.

3. Siapa Bebe?

Tiago Manuel Dias Correia alias Bebe menjadi kisa dongeng yang usai berbahagia bila ia sukses bermain cemerlang untuk Man United. Tetapi realitaya tidak seperti begitu.

Nama Bebe mulai berjaya saat ia bela rumah tempat penampungan Casa Do Gaiato Shelter (CAIS) di Portugal. Bebe memang tercipta miskin dan ayahnya memercayakan ia di dalam rumah tempat penampungan itu. Bebe pernah bermain Homeless World Cup bela CAIS.

Artikel Terkait:  Langkah Bermain Judi Bola Online Pakai Android

Argumen keputusan Manchester United mengontraknya Bebe karena Sir alex Ferguson menyaksikan video Bebe. Alex Ferguson bahkan juga tidak pernah saksikan secara langsung permainan Bebe. Ia terlanjur yakin dengan pencarian talenta Man United waktu itu. Bebe cukup bermain mengagumkan sebelumnya. Namun, ia terus bermain jelek hingga dipinjam oleh beberapa club, selanjutnya dipasarkan tetap ke Benfica.

2. Angel Di Maria

Angel Di Maria adalah winger terbaik di angkatannya. Namun, di abwah bimbingan Louis van Gaal yang hangat, Di Maria tidak dimainkan di status terbaik. Mesi demikian, Di Maria dapat memberi 14 assist di Liga Inggris.

Performa pemain dari Argentina itu mulai meurun di paruh ke-2 . Man United pada akhirnya jual Di Maria ke Paris Saint-Germain (PSG). Di situ, Di Maria jadi salah satunya pemain terbaik PSG.

1. Alexis Sanchez

Alexis Sanchez nyaris tanda-tangani kontrak dengan Manchester City saat sebelum Manchester United bajak persetujuan itu. Man United bayar upah tinggi Sanchez (300.000 pounds per minggu) sepanjang satu 1/2 tahun.

Penandatanganan Sanchez memusingkan. Masalahnya Setan Merah telah mempunyai Marcus Rashford dan Anthony Martial di status sayap kiri. Tetapi, Jose Mourinho ingin Sanchez menggusur ke-2 nya dan jadi starter khusus. Keputusan Mourinho rupanya salah. Sanchez tak pernah capai kegemilangannya seperti pada Arsenal. Man United di zaman Ole Gunnar Solskjaer, Sanchez tidak begitu diperlukan. Pemain dari Chile itu selanjutnya dilepaskan ke Inter Milan.

Baca Juga:

Ikuti Aturan Dasar Game Poker Online

Alasan Harus Bermain Di Situs Poker Indonesia

Situs Poker Online Terbaik Indonesia 2021